Aku Tidak Ingin Dicintai

Aku Tidak Ingin Dicintai

Apa salahnya jika cinta kita tak terbalas? Apakah kita mencintai orang lain untuk mendapat balasan? Jika ia, perlu dipertanyakan lagi. Itu bukanlah cinta. Cinta tidak menuntut balasan.

Bicara tentang cinta artinya bicara tentang hati, bicara tentang perasaan, serta mengungkit tentang waktu. Cinta itu luas, tak sebatas cinta cowok dengan cewek ataupun cinta orang tua dengan anak. Cinta ada untuk semuanya, seperti adanya udara yang bisa dihirup oleh siapapun dan apapun, selamanya. Ada yang bilang cinta itu berjuta rasanya, ah menurutku tidak. Cinta bagiku bukanlah seperti es campur yang terdiri dari banyak bahan dan rasa. Cinta adalah air mineral di padang pasir. Sederhana, namun sangat berarti.

Cinta datang seperti jelangkung. Tiba-tiba datang tanpa ada undangan dan menghilang bersama dengan tiupan angin. Terangkat ke awan, mengendap, mendingin, dan menjelma menjadi rintik hujan yang berisikan benih-benih cinta yang membasahi dunia. Itulah cinta, tidak kompleks, bahkan sangat sederhana, namun tidak bisa diutarakan. Bahkan, kata-kata yang tertulis disini bukanlah cinta itu sendiri. Ini hanyalah usaha untuk memahami cinta. Cinta yang sebenarnya ada pada diri setiap manusia. Ada pada kalian.

Warna-warni cinta kadang tak dapat dipisahkan dari persahabatan. Benang yang mengikat dua insan berlainan jenis ini biasanya menimbulkan transformasi arti. Dari sahabat menjadi pencinta. Dari sahabat menjadi yang dicinta. Kadang, cinta yang muncul bertepuk sebelah tangan. Namun, cinta tetaplah cinta. Tak ada yang namanya cinta separuh atau setengah. Cinta adalah perasaan yang seutuhnya yang bisa berubah dan bisa mengakar.

Cinta berbanding lurus dengan pertemuan. Saat cowok dan cewek bertemu dan saling memahami, timbullah rasa nyaman. Rasa nyaman membuat diri menjadi betah berada di sampingnya. Perasaan itu muncul dan membuat kita menunggu hari esok, hari dimana kita akan bertemu lagi dalam bingkai persahabatan. Lebih sering bertemu, Cinta akan lebih sering pula memasuki hati. Perasaan itu akan tetap ada selama kita merawatnya, memberikan siraman kerinduan dan pupuk komunikasi.

Jangan salahkan cinta jika berakhir dengan murung. Cinta tidak pernah bersalah. Apa salahnya jika cinta kita tak terbalas? Apakah kita mencintai orang lain untuk mendapat balasan? Jika ia, perlu dipertanyakan lagi. Hubukanlah cinta. Cinta tidak menuntut balasan. Cinta adalah rasa aneh' yang manusia rasakan. Bukan untuk dikatakan, tapi untuk dirasakan. Bukan untuk dipaksa, tapi untuk sukarela. Bukan untuk dicintai, tapi untuk Mencintai.

Aku tidak ingin dicintai. Karena jika perasaan ingin dicintai itu muncul, ternodalah arti cintaku ini. Cinta datang padaku dengan baik-baik. Bertamu di rongga hatiku, dan bersemayam disana. Cinta itu sudah kuanggap bagian dari tubuhku. Tak ingin kulepaskan, karena aku nyaman dengan keberadaannya. Aku menginginkan cinta itu, bukan orang yang memberikannya. Dan tidak akan kutuntut cintanya, karena Cinta itu sudah kudapatkan sejak dulu, sejak awal.

Cinta, tetaplah disana, tidur yang nyenyak dan bantulah aku menambal hatiku yang penuh lubang. Cinta sudah kupunya. Jadi, aku tidak ingin aku hanya ingin mencintai dan mendapatkan lebih banyak lagi cinta yang datang dengan sendirinya. 

Janganlah berharap untuk dicintai, tapi Bersyukurlah jika kau memang dicintai.

0 Response to "Aku Tidak Ingin Dicintai"

Posting Komentar

Apa pendapatmu tentang tulisan ini?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel