Tarbiyah Gelar  Studium General

Tarbiyah Gelar Studium General

 

Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Pamekasan  membuka awal perkuliahan dengan menggelar Studium  General bagi mahasiwa Tarbiyah pada Selasa (14/02/2014)  di Auditorium kampus. Hal ini sebagai bentuk pemanasan bagi mahasiswa baru, dan pada kesempatan ini  mengambil tema “Kurikulum 2013 di Perguruan Tinggi  Agama Islam Negeri” dengan mendatangkan pemateri Dr.  H. Mastuki, M.Ag. selaku Kasubdit. Kelembagaan DIKTIS  Kementerian Agama RI. 

Kegiatan yang dimulai sekitar  pukul 09:00 ini mendapat antusiasme tinggi dari seluruh maha siswa, terbukti auditorium kampus dengan kapasitas 2000 orang  penuh oleh mahasiswa. Sementara itu Mastuki menyampaikan  perkembangan Perguruan Tinggi  Agama Islam (PTAI) saat ini terjadi semacam lompatan kuantum,  yaitu lompatan drastis yang terjadi pada PTAIN. Menurutnya, baru  empat puluh tahun lembaga PTAI  ini sudah tumbuh dan berkembang dengan pesat. 

Mastuki juga menjelaskan  bahwa di dalam PTAI itu yang  paling menonjol adalah pandangan moderatisme Islam, memandang Islam secara terbuka,  tidak dogmatis dan berpikir secara kritis memahami agama.  Selain itu PTAI ini murah jika  dibandingkan dengan perguruan  tingi yang lain. Dari hal tersebut  masyarakat muslim dapat melanjutkan studi melalui PTAIN yang  murah ini. 

Sekalipun PTAI biaya pendidikannya terbilang murah, namun  lulusan dari PTAI juga mampu  bersaing dengan lainnya, tentu  lebih-lebih persaingan dalam  lingkup keagamaan. Sebab PTAI  adalah perguruan tinggi agama Islam yang lebih banyak mengajarkan nilai-nilai keislaman. Meskipun begitu, dalam pengamatan  Mastuki kredibilitas lulusan PTAI  juga dapat dipertanggungjawabkan. “Selama ini ada banyak lulusan dari PTAI yang juga berkiprah  di dunia politisi,” ungkapnya. 

Disinggung tentang STAIN Pamekasan, ia berharap agar perguruan tinggi ini dapat menjadi  penggerak pendidikan di Madura.  Mastuki mengharapakan agar  kampus plat merah ini mampu  mengembangkan jenis-jenis pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Terkait allih status STAIN menjadi IAIN Madura  menurutnya adalah sebuah pencapaian, untuk itu harus ada usaha.  

“Pastinya Kementerian Agama nanti akan mengubah STAIN  menjadi IAIN setelah melalui tahapan dan proses-proses yang  harus dilalui,” ujarnya. (SNJ) 


Tulisan ini dimuat di Tabloid WARTA STAIN Pamekasan Edisi 2 (Juli-Desember 2014) dalam rubrik "Civitas" saat penulis menjadi reporter di tabloid tersebut.

0 Response to "Tarbiyah Gelar Studium General"

Posting Komentar

Apa pendapatmu tentang tulisan ini?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel