Mengemas Madura dalam Resensi

Mengemas Madura dalam Resensi

Mengemas Madura dalam Resensi

Berawal dari keresahan terhadap budaya literasi,  sejumlah mahasiswa di Pamekasan, Madura, membentuk komunitas YourB, Youth of Cliquers Book.

Awalnya merupakan komunitas pecinta buku. Setelah berjalan, kegiatannya lebih fokus mengekspos buku-buku karya penulis Madura.

Digagas Wildona Zumam, dosen di salah satu universitas di Madura, sebagai orang Madura, Wildona terkadang risih dengan stigma carok yang melekat pada warga Madura.

Apalagi saat bepergian ke luar Madura, sinisme lebih banyak lagi dilontarkan terhadap putra Madura. YourB yang lahir di Pamekasan, 25 Januari 2015, meski belum genap satu tahun, komunitas ini sudah memperlihatkan taringnya.

Beberapa seminar kepenulisan dan workshop dengan tokoh nasional telah terselenggara. Juga book fair, lomba resensi dan karya tulis ilmiah digelar Ramadan silam. Juga pemberian 2.000 buku untuk perpustakaan desa, sekolah dan pondok pesantren.

Banyak pihak mendukung aktivitas YourB. Pula penulis Madura sukarela menghibahkan karyanya untuk diresensi, dibedah, sekaligus jadi bahan diskusi. Dalam rentang 5 bulan, YourB sudah mengumpulkan lebih dari 40 judul buku dari penulis Madura.

Ada peraturan unik dalam komunitas ini. Yakni setiap anggota mesti meresensi buku karya penulis Madura. Atau buku yang membahas tentang Madura, meskipun penulisnya bukan orang Madura.

Dengan berpegang teguh pada prinsip tersebut, YourB bertekad menunjukkan pada dunia bahwa Madura memang identik dengan celurit. Celurit emas, bukan celurit darah. Menelurkan karya, bukan kekerasan.

“Dalam waktu dekat ini in sya'allah kami akan mempresentasikan YourB di Youth Empowering World di Jakarta. Termasuk membuat buku resensi dalam tiga bahasa,” imbuh Wildona.


Tulisan ini terbit di Koran Surya pada rubrik Citizen Reporter edisi 3 September 2015. Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Madura dalam Resensi, https://surabaya.tribunnews.com/2015/09/02/madura-dalam-resensi.

Mengemas Madura dalam Resensi


0 Response to "Mengemas Madura dalam Resensi"

Posting Komentar

Apa pendapatmu tentang tulisan ini?

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel